Sepucuk Surat dari Angin Malam

Sepucuk Surat dari Angin Malam
sumber gambar : www.freepik.com

Dalam bisikan lembut, angin malam berkelana,  
Menyelinap diam-diam di celah jendela terbuka,  
Membawa sejuk pesan dari jauh, tak teraba,  
Di antara bintang-bintang, ia bercerita.

Sepucuk surat ia titipkan, tanpa tanda,  
Hanya kata-kata sunyi yang merangkai makna,  
“Untukmu,” katanya, “yang terjaga di penghujung senja,  
Inilah rahasia yang tersembunyi dalam gelapnya.”

Tertulis di lembaran angin, tak kasat mata,  
Kata-kata yang teranyam dari rindu dan asa,  
Tentang mimpi-mimpi yang terbawa arus masa,  
Dan harapan yang mengalir di antara sela-sela waktu.

Dalam dinginnya malam, ia menitipkan janji,  
Bahwa pagi akan datang membawa sinar pagi,  
Dan segala keresahan yang kau simpan dalam hati,  
Akan luruh bersama embun yang menitik di tepi.

Sepucuk surat dari angin malam ini,  
Adalah pengingat bahwa kau tak sendiri,  
Di balik kelam, ada cahaya yang menanti,  
Menjemput mimpi yang kau semai dalam sunyi.