Rindu yang Terpendam di Lautan Waktu

Rindu yang Terpendam di Lautan Waktu
sumber gambar : www.freepik.com

Di kedalaman lautan waktu yang tak bertepi,  
Rindu terpendam, tenggelam dalam arus yang panjang,  
Seperti jejak kaki di pasir yang tertutup gelombang,  
Menyimpan cerita dalam bisu yang tak terucap.

Di antara riak yang lambat, hati bertanya,  
Menggali kenangan dari dasar yang dalam,  
Setiap saat adalah riak yang menghantui,  
Memanggil lembut dalam gelap malam.

Langit tak bertepi jadi saksi setia,  
Di mana bintang-bintang menceritakan kisah lama,  
Rindu ini berlayar dengan kapal imajinasi,  
Menuju horizon yang tak pernah mencapai.

Dalam setiap hembusan angin yang menyejukkan,  
Tersimpan rasa yang lama tak tergapai,  
Menyusuri labirin waktu yang memisahkan,  
Mencari yang hilang dalam jejak yang samar.

Tapi dalam setiap desah dan desir,  
Rindu ini tetap hidup, tetap bernafas,  
Menghidupkan api di hati yang pudar,  
Menggenggam asa di lautan waktu yang luas.

Maka di tengah samudera ini, aku berdoa,  
Agar rindu yang terpendam menemukan jalannya,  
Menembus batas waktu, menjembatani jarak,  
Untuk kembali dalam pelukan yang penuh makna.

---

Semoga puisi ini mampu menyampaikan kedalaman dan keindahan rasa rindu yang terpendam!