Rindu yang Mengalir Bersama Sungai
Rindu mengalir perlahan, seperti sungai yang tenang,
Menyusuri setiap kelokan hati yang sunyi dan panjang.
Dalam riak kecil, terpahat bayanganmu,
Menghantarkan kenangan yang tak pernah berlalu.
Di tepian sungai, ku titipkan doa-doa sendu,
Membawa namamu dalam setiap alirannya yang pilu.
Rinduku tak pernah henti, seperti air yang tak pernah kering,
Mengalir, menuju samudra tanpa ujung, tanpa tepi.
Saat senja tiba, sungai bercermin pada langit merah,
Seperti hatiku yang memantulkan cinta yang tak pernah lelah.
Meski jarak memisahkan, meski waktu membentang jauh,
Rindu ini tetap mengalir, menyatu dengan aliran yang tak pernah surut.
Di dasar sungai, terpendam asa yang tak terucap,
Dalam gemuruh arus, terdengar bisikan yang diam-diam meratap.
Namun di setiap aliran, ku temukan kekuatan,
Bahwa rindu ini adalah jembatan,
Yang menghubungkan hatiku dan hatimu,
Meski terpisah, namun selalu bertaut di arus yang tak pernah berlalu.

