Kupas Tuntas Penulisan Artikel dan Essay di Majalah Pendidikan Indonesia Skala Nasional
Webinar "Penulisan Artikel dan Essay di Majalah Pendidikan Indonesia Skala Nasional"
Pada tanggal 06 Februari 2022 Pukul 14.00 WIB telah dilaksanakan Webinar oleh Team Edusiana dengan Tema "Pelatihan Penulisan Artikel dan Essay di Majalah Pendidikan Indonesia Skala Nasional". Webinar diisi oleh oleh Bpk. Adnan Chaniago, M.Pd, C.HRNLP dan Bpk. Andi Fery, S.Pd, S.Ikom, M.Pd, M.Led. Adapun Ibu Riril Ariani berperan sebagai Moderator.
Webinar dimulai dengan pengenalan laman Edusiana.org sebagai wadah publikasi artikel dan tulisan lainnya yang dipaparkan oleh Bpk. Adnan Chaniago, M.Pd, C.HRNLP. Beliau menjelaskan tentang bagaimana cara mendaftakan diri kita kedalam web Edusiana.org, pengisian kelengkapan data diri, menambah tulisan baru, penghapusan akun dan lain sebagainya. Hal ini dilakukan untuk mempermudah peserta Webinar agar tidak kesulitan dalam proses pendaftaran akun dan penerbitan artikel.
Selanjutnya pada tahap penulisan artikel yang di paparkan oleh Bpk. Andi Fery, S.Pd, S.Ikom, M.Pd, M.Led., Beliau menyebutkan bahwa artikel pada dasarnya merupakan opini dan apapun yang ada dalam views bersifat subjectif, sesuai dengan etika penulisan. Artikel/opini bisa berfungsi sebagai penerjemah, wahana diskusi, kontribusi solusi, sarana aktualisasi/eksistensi diri. Dalam menulis kita harus memperhatikan beberapa karakter yaitu logis, lugas, memiliki dasar (bukan plagiat), tuntas, objektif dan cermat.
"Setiap orang mempunyai gaya penulisan yang berbeda", berdasarkan kutipan tersebut, Bpk Andi mengajak kita semua untuk mencoba memulai menulis dari kegiatan yang sudah pernah dilakukan. Menulis bisa berasal dari mana saja, misalnya banyak membaca buku, berdiskusi maupun dari obrolan-obrolan yang dilakukan. Kita harus bisa berpikir kritis terhadap berbagai hal yang ada.
Sebagai penutup Bpk. Andi menekankan "ambil-lah sudut pandang yang berbeda" dalam penulisan artikel, karena walaupun judul dan idenya sama namun sudut pandang masing-masing orang berbeda-beda sehingga bisa terpublikasi dan menghindari plagiatisme.

Siti Nurjanah
