5 Peran Masyarakat dalam Mengurangi Limbah Sampah

5 Peran Masyarakat dalam Mengurangi Limbah Sampah

EDUSIANA - Pertumbuhan jumlah penduduk di perkotaan terus meningkat dari tahun ke tahun. Dampak dari peningkatan ini adalah peningkatan tingkat konsumsi dan aktivitas penduduk, yang berujung pada peningkatan produksi limbah.

Limbah ini umumnya dikenal sebagai sampah domestik, yang telah menjadi masalah lingkungan yang memerlukan perhatian dari pemerintah dan masyarakat itu sendiri. Keterlibatan aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah adalah upaya mereka untuk mendukung kesuksesan program pengelolaan sampah, sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Tanpa partisipasi masyarakat, semua upaya pengelolaan sampah yang direncanakan tidak akan berhasil. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk mendukung program pemerintah adalah dengan mengubah perilaku mereka terkait pengelolaan limbah sampah.

Ini dapat mengubah persepsi masyarakat tentang pengelolaan sampah yang tertib, efisien, dan merata, serta mengubah kebiasaan yang kurang baik dalam pengelolaan sampah. Ada lima peran masyarakat dalam upaya mengurangi limbah sampah ini:

  1. Menggunakan produk ramah lingkungan. Memilih produk yang ramah lingkungan, seperti produk yang menggunakan kemasan yang dapat didaur ulang atau bahan-bahan organik, membantu mengurangi jejak limbah yang dihasilkan.
  2. Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai seperti kantong plastik, botol air, dan sedotan dapat secara signifikan mengurangi limbah plastik yang mencemari lingkungan.
  3. Membuang sampah pada tempatnya. Hal ini perlu dibiasakan sejak dini bahwa “kebersihan itu sebagian dari iman” HR. Ahmad.
  4. Memberikan edukasi ramah lingkungan pada masyarakat.Melakukan kampanye dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mengurangi, mendaur ulang, dan membuang sampah dengan benar dapat mengubah perilaku dan meningkatkan kesadaran akan masalah limbah. 
  5. Mendaur ulang dan memilah sampah.Memisahkan sampah organik dan anorganik serta mendaur ulang material seperti kertas, plastik, dan kaca membantu mengurangi jumlah sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir.

 

Peran ini dapat terwujud jika setiap individu mempunyai komitmen dan memahami agama dengan baik sebagaimana Fiman Allah SWT dalam Surat Ar-Rum ayat 41.

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِى الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ اَيْدِى النَّاسِ لِيُذِيْقَهُمْ بَعْضَ الَّذِيْ عَمِلُوْا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ 
Artinya: “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia. (Melalui hal itu) Allah membuat mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka agar mereka kembali (ke jalan yang benar).

Oleh Hafizni Ansyarina - (Guru MTsN 3 Sijunjung)

Sumber : https://jurnal.itats.ac.id/wp-content/uploads/2015/10/24.-Nur-azizah.pdf