Di Balik Jendela, Kisah yang Terdiam

Di Balik Jendela, Kisah yang Terdiam
sumber gambar : www.negerikertas.com/

Di balik jendela,
di sana ada dunia kecil yang tersembunyi,
tempat kisah-kisah berdiam,
menunggu dijemput oleh angin pagi.

Tirai tipis menghalang pandang,
namun cahaya lembut menerobos celah,
mengukir bayangan cerita,
yang terbaca dalam keheningan senja.

Di sana ada seorang ibu,
menyulam harapan pada benang-benang waktu,
menghitung hari dalam diam,
menyusun doa-doa untuk anaknya yang jauh.

Di sudut lain, seorang pria tua,
dengan buku lusuh di pangkuannya,
matanya menatap masa lalu,
mengenang cinta yang pernah menghidupkan jiwa.

Anak-anak berlarian di lorong-lorong ingatan,
suara tawa mereka masih menggema,
di dinding-dinding kenangan yang tak pudar,
menghangatkan hati di malam-malam dingin.

Di balik jendela yang rapuh,
hujan turun membawa kenangan,
tetesannya adalah cerita-cerita lama,
tentang suka dan duka yang pernah singgah.

Jendela ini menjadi saksi bisu,
dari detik-detik yang berlalu perlahan,
menyimpan rahasia dalam embun pagi,
dan merangkai kisah dalam bias mentari.

Saat malam tiba dan bulan menyapa,
kisah-kisah itu berbisik lembut,
menghantar mimpi bagi yang terlelap,
di bawah selimut langit yang memeluk erat.

Di balik jendela, kisah-kisah terdiam,
namun mereka hidup dalam setiap tarikan napas,
menunggu waktu untuk kembali terbuka,
dan diceritakan dengan penuh cinta.