Sepotong Asa di Tepi Laut
Di tepi laut, aku berdiri sendiri,
Angin membelai lembut wajahku yang letih,
Sepotong asa terdampar di pasir putih,
Bersama riak ombak yang tak henti.
Langit senja berwarna jingga lembayung,
Menyimpan cerita yang tak terucap,
Seperti bisikan hati yang menunggu,
Akan harapan yang tak pernah padam.
Di kejauhan, camar terbang rendah,
Menyapa ufuk yang mulai memudar,
Seperti mimpi yang perlahan menjauh,
Namun tetap bertahan dalam hati yang tegar.
Kutuliskan namamu di atas pasir,
Namun ombak menghapusnya perlahan,
Seperti waktu yang terus berlalu,
Membawa pergi harapan yang rapuh.
Tapi di sini, di tepi laut yang sunyi,
Aku masih menyimpan sepenggal asa,
Meski ombak menghapus jejak langkahku,
Aku tahu, harapan ini akan selalu ada.

