MGMP Sosiologi MA Prov.Jawa Timur : Terus Bergiat Bangkitkan Semangat Menjadi Guru Hebat Dan Bermartabat

MGMP Sosiologi MA Prov.Jawa Timur : Terus Bergiat Bangkitkan Semangat Menjadi Guru Hebat Dan Bermartabat

MGMP Sosiologi MA Prov.Jawa Timur : Terus Bergiat Bangkitkan Semangat Menjadi Guru Hebat Dan Bermartabat

Sumber : Dokumen penulis

Di tengah arus perkembangan dunia pendidikan yang terus berubah dan berkembang, MGMP Sosiologi MA Jawa Timur terus ikut berbenah dan berusaha menjadi lebih baik. Perubahan kurikulum dari kurikulum 2013 atau disebut kurtilas menjadi kurikulum merdeka mengharuskan semua guru dapat beradaptasi dengan perubahan. Untuk menghadapi perubahan tersebut  guru harus mendapatkan bekal pemahaman yang cukup sehingga pelaksanaan kurikulum merdeka tidak salah arah. Oleh karena itulah MGMP Jawa Timur mencoba memfasilitasi guru kususnya guru Sosiologi MA di Jawa Timur untuk mengikuti pelatihan terkait dengan materi Sosiologi dalam kurikulum merdeka.   

Memahami CP dan membuat ATP serta membuat modul ajar sampai pelaksanaan asesmen merupakan hal-hal yang perlu dipahami oleh guru. Lebih baik terlambat daripada tidak merupakan kata yang tepat dari pada merasa bingung yang akhirnya menjadikan salah arah bagi guru dalam mengajar. Pelaksnaan pelatihan ini mungkin dirasa agak terlambat tapi bagi pengurus MGMP MA Prov.Jatim yang diketuai oleh Munif dari MAN Lamongan belum ada kata terlambat dan semua masih bisa dipelajari selama ada kemauan pasti bisa. Dalam kesempatan ini pengurus MGMP mengundang  Seli Septiana Pratiwi, M.Pd, dosen Prodi Sosiologi Universitas Negeri Malang sebagai pemateri. Dalam penjelasannya beliau menyampaikan banyak hal terkait kurikulum merdeka yang memberi kebebasan kepada para guru untuk leluasa bergerak dan menentukan sendiri materi, metode bahkan sampai asesmen untuk mencapai keberhasilan peserta didik mencapai penguasaan materi. Guru tidak perlu takut salah dalam melangkah selama masih dalam lingkup CP yang sudah ditentukan oleh pemerintah.

Dalam sambutanya beliau memberikan motivasi kepada para peserta agar semua guru terus mencari ilmu tanpa lelah dan sangat dianjurkan melakukan praktik baik agar keilmuan yang dimiliki tidak berhenti pada seseorang tersebut tapi memberikan manfaat dan menjadi inspirasi bagi guru lain. Harapanya melalui kegiatan MGMP ini dapat menjadi tempat berbagi dan bertumbuh bersama untuk pendidikan di Indonesia.

Kegiatan workshop MGMP Sosiologi MA Prov.Jatim ini dilaksanakan di Balai Diklat Keagamaan Surabaya agar dapat terjangkau oleh semua guru Sosiologi dari berbagai daerah di Jawa Timur. Kegiatan workshop ini dilaksanakan mulai tanggal 2-3 Februari 2024 yang diikuti oleh sekitar 70 peserta dari guru Sosiologi Tingkat MA se -Jawa Timur. MGMP Sosiologi MA Prov.Jawa Timur sudah beberapa kali mengadakan kerjasama dengan Balai Diklat Keagamaan Surabaya untuk meningkatkan kualitas guru-guru Sosiologi Tingkat MA di Jawa Timur sebagai bentuk komitmen para guru sebagai guru yang profesional yang harus melakukan pengembangan diri meningkatkan kualitas keintelektualannya. 

Pada acara workshop kali ini bertepatan dengan masa berakhirnya kepengurusan MGMP Sosiologi MA se-Jawa Timur masa jabatan 2020-2023. Sehingga setelah selesai acara workshop dilanjutkan dengan laporan pertanggungjawaban dari pengurus dan pemilihan pengurus baru periode 2024-2027. Dalam pemilihan tersebut terpilihlah Sabil Amier  sebagai ketua yang baru. 

Besar harapan dari ketua sebelumnya yang panggilan akrabnya Cak Munif , kepengurusan yang baru bisa menjadikan MGMP Sosiologi MA Prov. Jawa Timur bisa menjadi lebih baik, berkontribusi bagi dunia pendidikan dan para guru Sosiologi senatiasa tidak berhenti pada pelatihan-pelatihan saja namun mau saling berbagi praktik baik agar guru-guru Sosiologi kususnya daerah Jawa Timur dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi dunia pendidikan di Indonesia. Tidak pelit ilmu tapi terus bergerak membawa perubahan yang positif. 

Acara terakhir dalam kegiatan ini adalah sambutan oleh ketua terpilih yang menginginkan MGMP Sosiologi MA Prov.Jatim dapat konsisten mengadakan kegiatan-kegiatan pengembangan diri bagi guru-guru Sosiologi MA se-Jawa Timur minimal satu tahun 2 kali pelaksanaan secara offline. Dan di sela-sela itu dilakukan pertemuan rutin yang bersifat sharing   yang dapat dilakukan secara online melalui zoom meeting agar tidak terputus silaturahim dan tidak stagnan. Dengan demikian guru-guru Sosiologi MA se-Jawa Timur terus dapat mengupdate perkembangan pendidikan yang terus maju bergerak. 

Guru-guru tidak boleh hanya mengandalkan dana dari pemerintah untuk melakukan pengembangan diri. Guru-guru harus bisa mandiri dan terus semangat untuk terus belajar dan berkarya. Sebagaimana kegiatan yang dilakukan dalam MGMP Sosiologi Jawa Timur ini selalu dilaksanakan secara swadaya dari para peserta, hal ini menunjukkan bahwa guru Sosiologi MA di Jawa Timur memiliki dedikasi yang tinggi dan semangat yang tinggi untuk senantiasa meningkatkan kulaitas sebagai guru profesional. Salam Perjuangan(red)