Menguatkan Literasi Sekolah; SD Negeri 3 Sampang Luncurkan PERDIS “ Wahana Ilmu”
Edusiana- Kebumen (Jumat/14 Maret 2025) dalam rangka menguatkan literasi sekolah SDN 3 Sampang kec. Sempor kab. Kebumen meluncurkan Perpusatakaan Digital Sekolah (PERDIS). Langkah tersebut diambil mengingat sarana sekolah secara fisik masih terbatas. Efek dari keterbatasan sarana berimbas pada rendahnya minat baca siswa.
Sadar akan hal itu, sekolah membuat terobosan-terobosan inovatif agar minat baca siswa tidak terus menurun. Terobosan yang diambil disesuikan dengan zaman kekinian yang serba digital. Sekolah meluncurkan perpustakaan digital yang bisa terkoneksi dengan smartphone.
Menurut Jamroh, S.Pd.SD.,M.Pd. Langkah ini diambil agar kebutuhan membaca siswa bisa terpenuhi meski dalam bentuk buku digital. Dengan perpustakaan digital kebutuham membaca dapat dilakukan dimana pun dan kapan pun. Perpustakaan digital memberikan kesempatan lebih luas pada siswa dan guru untuk akses bahan bacaan.
Untuk membuat PERDIS sekolah bekerja sama dengan platform DIGIDO. Proses kerjasama dengan DIGIDO dilaksanakan secara online dan gratis. Selanjutnya, apabila proses selesai maka akan mendapatkan hibah buku dari DIGIDO sejumlah 60 judul buku.
Untuk dapat diakses oleh siswa perpustakaan digital menyajikan barkode. Melalui barkode tersebut siswa melakukan scan barkode agar dapat mendaftar sebagai anggota. Proses mendaftar pun sangat mudah dan cepat hanya memasukan username dan password akun masing-masing siswa.
Selanjutnya, setelah terdaftar menjadi anggota siswa dapat mengakses berbagai jenis buku. Di dalam perpusatakaan banyak terdapat kategori buku di antaranya buku Pendidikan, psikologi, serta buku anak. Tesaji dua menu pilihan di dalam askes yaitu menu membaca dan menu peminjaman.
Banyaknya pilihan kategori buku membuat siswa dan guru memiliki akses yang lebih luas. Siswa dan guru dapat membaca buku dengan waktu yang lebih fleksibel. Bagi siswa dapat mengisi waktu luang di rumah untuk membaca buku secara online. Sementara itu, guru juga memiliki waktu yang lebih sering untuk membaca secara online.
Perpusatkaan digital diharapkan dapat membantu kebutuhan membaca siswa maupun guru. Aplikasi yang terinstal di smartphone memudahkan penggunanya untuk akses setiap waktu. Dengan demikian kebutuhan membaca dapat terpenuhi dengan adanya perpustakaan digital sekolah.

