Libatkan Allah dalam pendidikan anak anak kita
EDUSIANA- "Kamu taukan, Konsekuensi jika kamu telat."
"Karena kamu telah memukul teman mu, maka kamu harus menjalani konsekkunsinya, bla. Bla."
Ini adalah kebiasaan kebiasaan kita dalam merespon setiap kesalahan dan pelanggaran anak. Kita selalu mengandalkan bahwa anak harus dikasih hukuman atau konsekiensi agar ia jera dan tidak mengulanggi kesalahan yang sama. Selama ini kita fokus pada efek jeranya, agar anak lebih baik lagi dari sebelumnya.
Kita sering lupa, bahwa akhlak baik dan perilaku baik itu adalah sebuah kebaikan yang bersumber dari hati. Hati akan tersentuh jika di sentuh dengan hati, bukan dengan adu kuat. Atau adu logika.
Dan kita juga lupa bahwa perilaku baik dan akhlak baik itu adalah hidayah dari Allah. Allah lah yang maha berkehendak dan Allah lah yang memberikan hidayah pada orang yang di kehendakinya.
Salah satu prinsip parenting Janganlah engkau berfikir tentang hasil akhir dari usahamu mendidik, tetapi bersungguh-sungguhlah dalam mendidik.(QS. 11 : 63)
Jadi kewajiban kita adalah bersungguh-sungguh dalam mendidik mereka. Upaya upaya yang dapat kita lakukan dalam mendidik antara lain.
❣️Mohon lah pertolongan Allah dalam menjalani proses pendidikan itu.
❣️mendidiklah sesuai dengan pola pengasuhan yang benar dan patut
❣️Komunikasikahlah dengan cara cara yang baik. yang akan bisa diterima oleh hati anak
Menjadi baik itu adalah kewajiban mereka sebagai Anak. Dan dapat perlakuan baik adalah adalah hak mereka sebagai anak. Semoga perlakukan baik dari kita , ini menjadi tauladan bagi mereka . Dan menjadikan hati mereka lembut.
Jangan sekali kali kita berfikir, kita lah yang merubah mereka menjadi baik. Jika mereka baik dalam pengasuhan kita itu karena kemudahan dari Allah, bukanlah karena kehebatan kita. Semuanya tidak akan luput dari campur tanggan Allah dan itu semua karena hidayah dari Allah SWT dan Jika kita kelelahan dan rasa ingin menyerah maka temui lah Allah agar Allah mudahkan kita dalam mendidik generasi masa depan ini.
Oleh Misda Fryolita (Praktisi pendidikan dan pengasuhan )

