Jejak Emas Sunardi: Inspirasi dari Santri Batu Korong, Juara Ushul Fiqh se-Aceh Singkil
Edusiana - Singkil (Ahad/4/Mei/2025)
Di tengah keindahan alam Aceh Singkil, tepatnya di Pesantren Babussalam Batu Korong, terpancar sebuah kisah inspiratif tentang ketekunan, dedikasi, dan buah dari prestasi gemilang. Sunardi, seorang santri yang berasal dari Tanah Merah, Kecamatan gunung Meriah, kelahiran Cibubukan, Kecamatan Simpang Kanan, 21 Februari 2007, telah mengharumkan nama Pesantren dan daerahnya, dengan meraih juara dalam Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) cabang Ushul Fiqh tingkat Kabupaten Aceh Singkil tahun 2024.
Anak dari pasangan Bapak Bustami dan Ibu Sitiana ini, sejak belia telah menunjukkan ketertarikan dan kecerdasan dalam mempelajari ilmu-ilmu keagamaan. Didikan agama dari keluarga dan lingkungan Pesantren, telah membentuk karakter Sunardi menjadi seorang santri yang gigih dan haus akan ilmu. Ketekunannya dalam memahami Ushul fiqh, sebuah disiplin ilmu yang mendalami kaidah-kaidah penetapan hukum Islam, patut diacungi jempol.
Perjalanan Sunardi yang merupakan santri kelas III Aliyah, menuju podium juara tidaklah instan. Ia melewati hari-hari yang penuh dengan belajar, berdiskusi, dan menghafal berbagai materi Ushul Fiqh. Di bawah bimbingan para ustadz di Pesantren Babussalam Batu Korong, Sunardi mengasah kemampuannya dengan mempelajari cara menganalisis dalil-dalil syar'i dan kaidah merumuskan hukum Islam secara sistematis, seperti umumnya yang terdapat dalam kitab-kitab Ushul fiqh. Semangat kedisiplinan yang tinggi menjadi kunci keberhasilannya.
Kemenangan Sunardi dalam Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) tingkat Kabupaten Aceh Singkil tahun 2024, bukan hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya dan keluarganya, tetapi bagi seluruh civitas akademika Pesantren Babussalam Batu Korong, masyarakat Tanah Merah, dan kampung kelahirannya.
Lebih dari sekedar sebuah juara, prestasi Sunardi ini adalah sebuah inspirasi bagi generasi muda khususnya para santri lainnya, Ia telah menunjukkan semangatnya yang membara dan dedikasinya terhadap ilmu pengetahuan menjadi teladan yang patut diikuti.
Kisah Sunardi juga menjadi cerminan akan pentingnya peran keluarga dan lingkungan pendidikan dalam membentuk karakter dan potensi seorang anak. Dukungan tanpa henti dari kedua orang tuanya serta bimbingan dari para ustadz di Pesantren Babussalam Batu Korong, telah menjadi pilar utama dalam kesuksesan Sunardi.
Keberhasilan Sunardi meraih juara Ushul Fiqh se-Aceh Singkil adalah sebuah ukiran Emas yang memancarkan harapan dan inspirasi. Semoga kisah ini dapat memotivasi lebih banyak lagi generasi muda untuk terus bersemangat dalam menuntut ilmu dan mengukir prestasi yang membanggakan bagi keluarga dan masyarakat. Selamat kepada Sunardi atas pencapaian yang luar biasa ini! Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan ilmu dan keberkahan dalam setiap langkahmu.
Kontributor Edusiana:
Ust. Sayuti Is. S.Sos

