Rindu Terseduh dalam Kopi

Rindu Terseduh dalam Kopi

Dalam cangkir kecil, kusembunyikan rindu,  
Hitam pekatnya memeluk bayangmu.  
Di setiap tetes, kenangan pun mengadu,  
Mengingat hadirmu yang dulu merdu.

Aroma kopi menyusup perlahan,  
Membangkitkan cerita yang lama terlupakan.  
Dalam hening malam, kubiarkan perlahan,  
Rindu ini menguap, mengisi kekosongan.

Secangkir kopi di pagi yang sunyi,  
Menggugah hati yang sepi, tak henti.  
Setiap seruputnya, kusapa bayangan diri,  
Mengurai rindu yang tiada bertepi.

Waktu berjalan, namun rasa tak hilang,  
Kopi ini menyimpan jejak kenangan yang panjang.  
Pada hitamnya, kuharap kau datang,  
Menyulut kembali api cinta yang terang.

Rindu terseduh dalam tiap tetes kopi,  
Mengalir lembut, menari di dalam hati.  
Walau hanya bayangmu yang menemani,  
Setiap teguknya, kutemukan lagi, cinta abadi.