Pagi yang Menunggu Cinta
Di ufuk timur, mentari perlahan bangkit,
Mengusir kelam malam yang terpejam erat,
Embun jatuh lembut, membasuh daun-daun,
Seperti bisikan halus, tentang rindu yang berlarut.
Angin membawa harum bunga yang mekar,
Menyapa bumi dengan sentuhan yang samar,
Dalam heningnya, pagi menyimpan rahasia,
Tentang hati yang sabar, menunggu cinta tiba.
Setiap cahaya yang menyusup di celah pagi,
Adalah janji yang terukir dalam setiap mimpi,
Langit terbentang biru, penuh harapan,
Menyambut cinta yang hadir dalam keabadian.
Dan ketika akhirnya kau datang,
Pagi menyambutmu dengan senyuman tenang,
Tak ada kata yang perlu diucapkan,
Karena di hati, cinta telah menemukan tempatnya.

