Kembangkan Jiwa Wirausaha Melalui Seni Menyulam dalam Program P5_SMAN1JJS

SMAN 1 JUNJUNG SIRIH Kabupaten Solok : Kembangkan Jiwa Wirausaha Melalui Seni Menyulam dalam Program P5

Edusiana.org-Paninggahan_Kabupaten Solok, 14 November 2024 – Dalam upaya mencetak generasi muda yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing, SMAN 1 Junjung Sirih Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat menginisiasi program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan subtema yang unik, yakni menyulam. Pilihan subtema ini didasarkan pada beberapa pertimbangan mendalam. Sub tema menyulam ini dikuiti 153 peserta didik kelas X/Fase E tahun pembelajaran 2024-2025. Pembinaan kegiatan ini senantiasa didampingi majelis guru yang tergabung dalam tim kewirausahaan (Koordinator dan fasilitator)

P5 Kewirausahaan_ Sulam

Latar Belakang Pemilihan Subtema

Menyulam, sebagai salah satu warisan budaya Indonesia, memiliki potensi besar dalam mengembangkan berbagai aspek kepribadian siswa. Selain melestarikan tradisi, kegiatan ini juga:

  • Merangsang Kreativitas: Proses merancang pola dan memilih warna benang mendorong siswa untuk berpikir kreatif dan inovatif.
  • Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus: Gerakan tangan yang presisi dalam menyulam membantu meningkatkan koordinasi dan ketelitian.
  • Menumbuhkan Kesabaran dan Fokus: Menyulam membutuhkan ketelitian dan kesabaran, yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari.
  • Membuka Peluang Usaha: Produk-produk hasil sulaman memiliki nilai estetika tinggi dan potensi pasar yang luas.

Tujuan Pembelajaran

Program P5 dengan subtema menyulam ini bertujuan untuk:

  • Menguasai teknik dasar menyulam dan mampu menciptakan karya original.
  • Mengembangkan jiwa kewirausahaan melalui proses produksi, pemasaran, dan pengelolaan keuangan produk sulaman.
  • Menumbuhkan apresiasi terhadap seni dan budaya lokal.
  • Membentuk karakter siswa yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing.

P5 Kewirausahaan- Arahan dari Bapak Drs.Rose Petris,M.Si kepada peserta didik

 

Manfaat bagi Peserta Didik

Selain manfaat jangka pendek seperti peningkatan keterampilan dan kreativitas, program ini juga memberikan dampak jangka panjang bagi peserta didik, antara lain:

  • Penguasaan Keterampilan Hidup: Siswa belajar tentang manajemen waktu, pemecahan masalah, dan kerja sama tim.
  • Percaya Diri: Keberhasilan menciptakan karya yang indah meningkatkan kepercayaan diri siswa.
  • Kemandirian: Siswa dilatih untuk bertanggung jawab atas proses produksi dan pemasaran produknya.
  • Jiwa Wirausaha: Pengalaman berwirausaha sejak dini akan membekali siswa dengan kemampuan untuk menciptakan peluang bisnis di masa depan.

Dampak Jangka Panjang

Pilihan subtema menyulam dalam program P5 memiliki potensi dampak jangka panjang yang signifikan bagi peserta didik. Dengan menguasai keterampilan menyulam dan jiwa kewirausahaan, siswa memiliki peluang untuk:

  • Menjadi Pengrajin Profesional: Bagi siswa yang memiliki minat dan bakat di bidang ini, menyulam dapat menjadi profesi yang menjanjikan.
  • Membuka Usaha Kreatif: Produk-produk sulaman dapat menjadi modal awal untuk membuka usaha kecil-menengah.
  • Menjadi Agen Perubahan: Melalui produk-produknya, siswa dapat mempromosikan nilai-nilai budaya lokal dan berkontribusi pada pelestarian lingkungan.

Menurut bapak Drs.Rose Petris,M.Si selaku koordinator pengembangan PTK SMAN 1 Junjung Sirih menyatakan, “ dengan P5 kewirausahaan subtema sulam ini bagi guru diharapkan peserta didik mampu merancang dan mengembangkan potensi dan minat peserta didik. Kemudian berkolaborasi dengan teman sejawat untuk mengembangkan dan potensi dan minat peserta didik dimasa akan datang. Demikian juga bagi peserta didik itu sendiri mereka akan terlaurkan potensi dirinya dalam pelajaran intrakurikuler, berkolaborasi dengan teman sejawat sesuai elemen P5 serta terbinanya kreatifitas peserta didik secara individual maupun kelompok. Dan tak kalah pentingnya bagi satuan pendidikan, akan terdapat program dan kegiatan yang terencana, terelaisasinya kurikulum satuan pendidikan sesuai dengan standar kurikulum sekolah menengah yang ditetapkan kementrian pendidikan sehinga sekolah memiliki program P5 secara terencana dan terprogram dengan baik”.

P5 Kewirausahaan- Tersalurkannya potensi dan minat peserta didik

Menindaklanjuti pernyataan bapak Drs.Rose Petris,M.Si ini, penulis berdialog dengan peserta didik sebagai pelaku sulam P5 ini dikelas XE/2 diantaranya Farhan, Faiz, Zahin dan Azzahra Fitri. Pelaksanaan P5 kewirausahaan subtema sulam ini. Manfaat yang mereka rasakan selama pelaksanaan proses sulam ini adalah memiliki keterampilan menyulam, mengenal peralatan menyulam, pengembangan potensi dan minat, kerjasama dengan teman dalam proses pengerjaan dan berbagi tugas, peluang menghasilkan uang, peluang usaha bila kuliah maupun tamat SMA.

P5 Kewirausahaan - Pendampingan Peserta didik oleh guru fasilitator ;bu Elva Ramli,S.Pd dan Bu Zulmi Elvita,S.Ag dan didampingi oleh Bapak Arpis Nurdiansyah,S.Sos selaku Koordinator P5 Kewirausahaan

SMAN 1 Junjung Sirih berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan potensi siswa melalui program-program inovatif seperti P5. Dengan demikian, diharapkan siswa dapat tumbuh menjadi individu yang kreatif, mandiri, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

 

Penulis : Arpis Nurdiansyah,S.Sos

Guru SMAN 1 Junjung Sirih