HCCM hadiri kegiatan Review Manual SJPH & Petunjuk Teknis P3H
Jakarta, 11 Januari 2023 – Badan Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan Review Manual SJPH & Petunjuk Teknis P3H di Hotel Aston, Jakarta, Rabu (11/01/2023).
Kegiatan ini diikuti oleh tim teknis dari BPJPH dan beberapa LP3H yang diundang untuk memberikan masukan terkait program SEHATI tahun 2023. Adapun P3H dari LP3H yang diundang secara resmi adalah LP3H Halal Center Cendekia Muslim, LP3H UIN Sunan Gunung Djati, dan LP3H Universitas Pramitha. LP3H Halal Center Cendekia Muslim dan LP3H UIN Sunan Gunung Djati diundang karena LP3H terbaik 1 dan 2 dalam kegiatan Festival Halal Indonesia. Sementara, LP3H Universitas Pramitha diundang karena lokasi LP3H tersebut dekat dengan tempat pelaksanaan kegiatan.
Manual SJPH merupakan poin terpenting dari deretan proses sertifikasi halal. Tanpa adanya manual SJPH, maka suatu perusahaan tidak bisa menjaga komitmen terkait kebijakan halal dan proses produk halal di perusahaan tersebut. Sertifikasi halal dengan skema self declare menggunakan manual SJPH yang berbeda dengan skema regular. Adapun perbedaan mencolok terdapat pada jumlah halaman manual SJPH.
Bu Selvi bersama Bu Dini mewakili mewakili P3H dari LP3H Halal Center Cendekia Muslim turut bangga bisa ikut dalam kegiatan yang penting ini bagi program SEHATI 2023 serta siap untuk membantu menyusun bersama terkait manual SJPH dan Petunjuk Teknis P3H.
“Saya bersyukur sekali bisa bergabung dalam kegiatan luar biasa ini untuk bisa berkontribusi menyampaikan saran dan masukan untuk SIHalal dan program SEHATI tahun 2023. P3H sebagai ujung tombak untuk kesuksesan program SEHATI tentu perlu ikut serta dalam kegiatan ini.Saya mengucapkan terima kasih kepada Halal Center Cendekia Muslim sebagai LP3H yang luar biasa dalam melakukan pembinaan kepada kami. Begitu juga kepada BPJPH yang telah memberikan kesempatan bagi kami untuk ikut serta dalam kegiatan ini ” ungkapnya saat ditemui Tim Media Edusiana.
Dalam kegiatan tersebut, Selvi Afredita menyampaikan terkait kesulitan dan tantangan P3H dilapangan saat mendampingi UMK untuk menyukseskan program SEHATI, terutama program SEHATI tahun 2022.
“Dalam program SEHATI tahun 2022, saya sangat terkesan sekali melakukan pendampingan kepada UMK. Banyak UMK kita yang masih gaptek dan literasinya yang masih rendah. Kita sebagai P3H yang harus menyiapkan semua persiapan untuk kebutuhan dalam pengajuan sertifikasi halal dengan skema self declare. Begitu juga kesadaran dari masyarakat kita terkait halal juga sangat rendah. Kita selaku P3H harus mendampingi dengan maksimal agar bisa menyukseskan program SEHATI ini” pungkas Selvi. (Admin/Edusiana).

