Belajar menjadi the Winner dari doa Nabi Musa

Belajar menjadi the Winner dari doa Nabi Musa
Ilustrasi Lautan terbelah arifguruipa.com

Rasulullah ﷺ pernah mengungkapkan doa nabi Musa dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh A’masy dari Syaqiq dari Abdullah bin Mas’ud. Kata Rasulullah:   


 أَلَا أُعَلِّمُكَ الْكَلِمَاتِ الَّتِي تَكَلَّمَ بِهَا مُوسَى صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ حِينَ جَاوَزَ الْبَحْرَ بِبَنِي إِسْرَائِيلَ؟ فَقُلْنَا: بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ. قَالَ: قُولُوا: اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ وَإِلَيْكَ الْمُشْتَكَى، وَأَنْتَ الْمُسْتَعَانُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ. 


Artinya: “Maukah kamu kuajari tentang kaliamt-kalimat yang dibaca oleh Musa ﷺ ketika ia melintasi lautan bersama Bani Israil?” Kami menjawab, tentu, ya Rasulallah.” Kemudian Rasul menjawab, “Bacalah allâhumma lakal hamdu wailaikal musytaka, wa antal musta’ân, wa lâ haula wa lâ quwwata illâ billâhil ‘aliyyil adzîmi” (ya Allah, hanya milik-Mu segala puji, hanya kepada-Mu Dzat yang dimintai pertolongan. Tidak ada kekuatan untuk menjalankan sebuah ketaatan dan menghindari kemaksiatan kecuali pertolongan Allah yang maha Agung).

Ustadz Yusuf Mansur dalam buku Undang Saja Allah belajar syukur, belajar yakin halaman 165-166 menceritakan kisah nabi Musa yang lari dari kejaran raja Firaun. Sudah lari jauh-jauh ujungnya bertemu laut. Kalau kita bukan seorang the Winner mungkin akan bilang buat apa lari kalau pada akhirnya tertangkap. Tapi, Nabi Musa yakin akan pertolongan Allah. Berdoa allâhumma lakal hamdu wailaikal musytaka, wa antal musta’ân, wa lâ haula wa lâ quwwata illâ billâhil ‘aliyyil adzîmi. Allah memberikan petunjuk untuk memukulkan tongkatnya ke lautan. Terbelah lah lautan sehingga Nabi Musa dan umatnya bisa lari dari kejaran raja Firaun.


Belajar dari doa Nabi Musa diatas kita harus banyak bersyukur. Kita biasanya saat perjalanan sudah tinggal 1/3 perjalanan kendaraan mogok. Yang ada kita ngedumel. Tinggal 1/3 saja kok mogok. Kita lupa sudah berjalan 2/3 perjalanan. Perbanyak baca hamdalah bukan hanya selesai makan, selesai melakukan pekerjaan. Tapi, di setiap waktu kita harus banyak bersyukur. Kalau kita bersyukur, Allah akan menambah nikmat kita.  Alhamdulillah.

(deris_04)