Umi Sangkalan dan Rombongan Ziarah ke Makam Po Teumeureuhom Lamno

Umi Sangkalan dan Rombongan Ziarah ke Makam Po Teumeureuhom Lamno
Umi Sangkalan dan Rombongan Melakukan Ziarah ke Makam Po Teumeureuhom Lamno Aceh Jaya (Selasa/25 Februari 2025)

Edusiana - Calang (Selasa/25 Februari 2025)

Menjelang bulan suci Ramadhan, Umi Sangkalan dan rombongan melakukan ziarah ke makam Po Teumeureuhom. Mereka tiba di komplek perkuburan Po Teumeureuhom pada hari Selasa, 25 Februari 2025 pukul 11:00 WIB.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya memahami sejarah dan menghormati jasa-jasa pahlawan yang telah mendahului kita, mereka telah mengorbankan harta dan jiwa  demi menegakkan agama Allah SWT.

Disamping itu, juga bertujuan untuk memperkuat spiritualitas menjelang menyambut bulan suci Ramadhan yaitu bulan yang penuh berkah dan rahmatNya.

Rangkaian kegiatan ziarah ini meliputi Samadiyah, doa dan zikir bersama. Sebelumnya, umi dan rombongan melakukan ziarah ke makam Abu Kuta Krueng Pidie Jaya dan makam Aba Asnawi Lamno Aceh Jaya.

"Alhamdulillah, Allah telah menyampaikan hajat dan tujuan kita, mulai dari ziarah ke makam Abu Kuta Krueng Pidie Jaya, makam Aba Asnawi di Pesantren Budi Lamno dan terakhir ke makam Po Teumeureuhom" kata Umi kepada rombongan.

Po Teumeureuhom (memerintah tahun 880 Hijriyah/1840 Masehi) merupakan seorang ulama dari keturunan raja Mandat Pedir (sekarang disebut Pidie). Nama aslinya adalah Sultan 'Alaiddin Ri'ayatsyah. Beliau datang ke Lamno Jaya pada abad ke -19 Masehi, saat itu dinamai Indra Jaya.

Kedatangan Po Teumeureuhom ke Lamno Jaya karena kala itu Lamno dianggap tak murni lagi setelah diduduki oleh Portugis. Dengan kedatangannya, Po Teumeureuhom mampu menciptakan kejayaan bagi masyarakat Lamno dalam bidang politik, ekonomi, agama, sosial dan budaya.

Diharapkan, dengan ziarah ini dapat memperkuat spiritualitas, meningkatkan kesadaran akan pentingnya memahami sejarah dan menghormati jasa-jasa para ulama terdahulu dalam menjaga nilai-nilai Islam tetap utuh dan jangan terpengaruh oleh perubahan zaman.

Penulis berita :

Ust. Sayuti Is. S.Sos