Senja dalam Dekapan Kenangan
Di balik warna jingga yang menghampar,
Senja merangkul dengan lembut,
Membawa sekelumit kisah dari masa yang lampau,
Di mana waktu seakan berhenti,
Menggantung dalam dekapan kenangan.
Langit berpadu dengan laut dalam bisu,
Warna-warna berbaur, mengurai bayangan,
Menggambarkan cinta yang pernah mekar,
Dan hati yang dulu bergetar.
Senja ini, seolah hadir kembali,
Menyusuri jejak-jejak waktu yang lalu,
Membangkitkan memori dari dalam relung,
Kisah yang tertinggal dalam hati yang merindu.
Setiap detik yang berkelindan,
Menjadi benang halus yang mengikat rasa,
Menghiasi cakrawala dengan cerita lama,
Yang tersimpan dalam sudut jiwa.
Di ufuk barat, matahari perlahan tenggelam,
Menghilang di balik cakrawala,
Membawa pergi semua rindu yang terpendam,
Dan bisikan lembut yang pernah ada.
Dalam keheningan senja yang kian pudar,
Aku temukan keindahan dalam kesedihan,
Dan cinta dalam kebisuan waktu,
Yang menari di antara bayangan.
Senja, oh senja, penutup hari yang indah,
Dalam dekapanmu, kenangan menjadi hidup,
Menyampaikan kisah-kisah yang tak terucap,
Menghangatkan hati yang penuh harap.
Engkau adalah saksi bisu dari pertemuan,
Dan perpisahan yang telah terjadi,
Di sinarmu yang redup namun abadi,
Tersimpan cerita yang selalu dirindui.

