Nada Hujan: Lagu Hati Bumi yang Merdu
Di balik awan yang mendung,
Nada hujan turun perlahan.
Seolah alunan lembut, merdu,
Lagu hati bumi yang tak terucapkan.
Titik-titik lembut menyapa tanah,
Menari-nari di dedaunan senja.
Rahmat yang turun, sentuhan lembut,
Mengalun lagu kehidupan yang abadi.
Di setiap riak air yang jatuh,
Ada cerita kehidupan yang terukir.
Nada-nada hujan, melodi pelan,
Menyapa hati bumi yang tenang.
Hujan adalah penyair senja,
Mengukir puisi di atap langit.
Setiap tetesnya, kisah tak terhingga,
Menjadi lagu hati bumi yang merdu.
Dalam gerimis yang pelan,
Dengarkanlah lagu bumi yang tersembunyi.
Nada hujan mengajak kita berdansa,
Di tengah rimba alam yang penuh misteri.
Lagu hati bumi, tak pernah padam,
Terus berdentum di antara waktu.
Nada hujan, simfoni tak terbatas,
Merdu dalam setiap jatuhnya titik air.
Hadirnya hujan, bukan sekadar basa-basi,
Tetapi lagu rindu yang terlukis.
Nada demi nada, aliran kehidupan,
Hati bumi menari dalam irama hujan yang merdu.

