Pembentukan Karakter Melalui Diskusi Di Lapangan
Masa pandemi yang berlarut-larut telah menimbulkan learning loss di kalangan peserta didik di Indonesia. Pembelajaran jarak-jauh dianggap kurang maksimal oleh karena itu diperlukan berbagai upaya dalam proses pembelajaran tatap muka namun terbatas ini dapat berjalan dengan baik dan maksimal. Guru harus dapat memilih materi esensial dan non esensial dan juga metode pembelajaran yang sesuai sehingga siswa dapat belajar dengan tepat.
Proses pembelajaran diharapkan menjadi pengalaman yang berarti bagi peserta didik. Para guru harus mempunyai kreatifitas dan inovasi yang tinggi dalam menentukan metode pembelajaran yang pas. Terutama pada mata pelajaran non eksak dimana siswa dituntut banyak membaca maka guru harus pandai menyikapinya agar proses pembelajarannya tidak membosankan.
Metode pembelajaran diskusi dan mini seminar di luar kelas ( bersama unsur terkait dengan materi pelajaran) bisa menjadi acuan bagi guru dalam mengajar agar peserta didik tidak mengalami kebosanan karena hanya mendengarkan ceramah di kelas. Dengan mini seminar dan diskusi dengan pihak terkait materi pembelajaran akan memberikan kesan tersendiri dan pengalaman yang berharga karena mereka tidak hanya mendengarkan teori yang dijelaskan oleh guru di kelas.
Dalam metode mini seminar dan diskusi guru dapat membentuk beberapa karakter yang ditanamkan yaitu : sikap tanggung jawab karena mereka sudah diberikan tugas untuk mencatat dan menggali informasi yang didapatkan, sikap menghormati karena dalam proses seminar mereka diajarkan menghormati orang lain yang menyampaikan informasi dan menghormati peserta didik lainya yang bertanya, sikap percaya diri karena dalam diskusi mereka dituntut bertanya atau memberikan komentar maka mereka harus berani menyampaikan pertanyaan atau pendapat di depan orang lain bukan hanya guru yang ada di kelas saja namun dengan masyarakat luas yang ada di luar sekolah secara baik dan beretika serta mampu memberi masukan dan kritis terhadap suatu informasi, sikap disiplin karena mereka dituntut untuk menggunakan waktu dengan baik.
Sebagaimana yang disampaikan oleh bapak menteri pendidikan bahwa pendidikan harus bisa merdeka belajar yaitu kemerdekaan guru untuk menyampaikan materi dengan baik, mudah diterima dan siswa dapat lebih enjoy dalam belajar serta tidak menjadi beban bagi mereka. Sebagaimana gambar di atas menceritakan peserta didik sedang mempelajari materi pemberdayaan masyarakat dimana belajar dilaksanakan di ruang aula balai desa untuk mendapatkan informasi tentang program-program pemberdayaan yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah melalui perangkat desa sebagai pelaku pemberdayaan masyarakat. Jadi dengan demikian mereka mengeatahui sendiri dari pihak terkait. Demikian semoga tulisan ini bermanfaat aamiin.
Tatik Indarwati, Jombang 25/01/2022.

