Lukisan Bayang Senja
Di ufuk barat, langit berwarna jingga,
Matahari perlahan tenggelam, menyerah pada malam,
Bayang-bayang panjang memeluk bumi,
Seakan ingin mengabadikan momen terakhir hari ini.
Senja melukis bayang-bayang, lembut namun nyata,
Memainkan warna di cakrawala,
Seperti pelukis yang mahir, tak terburu-buru,
Menciptakan harmoni yang indah dalam bisu.
Setiap guratan adalah cerita,
Tentang harapan yang tak sempat terucap,
Tentang cinta yang tetap abadi,
Meskipun gelap mulai menghampiri.
Dalam bayang senja, aku menemukanmu,
Seperti mimpi yang samar namun penuh makna,
Kita berdiri di antara dua dunia,
Antara terang dan gelap, antara ada dan tiada.
Lukisan ini bukan sekadar warna,
Ia adalah perasaan yang membekas di jiwa,
Setiap bayang adalah kenangan,
Yang akan selalu aku simpan dalam diam.

