Embun Rindu di Pelukan Hujan
Di rimba kenangan
hujan turun perlahan
Menari-nari di tirai langit yang memerah.
Bisikan tetes-tetes jatuh,
Cerita di balik gemericik yang bernyanyi.
Percikan air jatuh
merangkul bumi kering
Sebuah pelukan lembut dari langit yang merindu.
Dalam goresan hujan
ada puisi diam
Yang hanya bisa dibaca oleh hati yang sejati.
Tiap tetes hujan
bagai puisi terpampang
Merayun peluh bumi
menari bersama angin.
Malam terhanyut dalam pelukan embun
Rahasia hujan
menjadi teman diam.
Dengarlah irama rintik yang memukul jendela
Sebuah lagu asal
dari alam yang terjaga
Mendayu-dayu dalam desir angin malam
Hujan membawa cerita di setiap detiknya.
Hujan adalah puisi yang dilukis di langit
Mengguratkan kisah tentang kehidupan dan mati.
Di sela-sela gemuruh
kita mendengar bisikan
Keajaiban hujan
meresapi jiwa yang hening.
Di pelukan hujan
kita belajar merendah
Seolah bumi bicara
dengan setiap tetesnya.
Dan setiap detik hujan
membawa berkah,
Sebuah puisi hidup yang takkan pernah pudar.

