Tentang Perjalanan Tetes Embun di Daun-daun Pagi
Di pagi yang bersemi pelan,
Tetes embun turun serasa menyapa.
Perjalanan di daun, hening dan indah,
Dalam goyangan angin, tari lembut pun dimulai.
Tetes-tetes embun berbisik pada daun,
Cerita kehidupan yang tak terucapkan.
Mereka berjalan, menjejak lekuk-lekuk hijau,
Seperti perjalanan kecil, sebuah kisah yang terpendam.
Setiap sentuhan embun, riwayat tak terdengar,
Daun-daun membuka hati, merangkai syair diam.
Pagi yang tenang, menyatu dengan embun,
Perjalanan tetes kecil, menari dalam sunyi.
Di ujung daun yang menanti,
Embun membentuk mutiara pelangi.
Sebuah perjalanan tak berakhir,
Menuju matahari yang bersinar di ufuk timur.
Perlahan, tetes demi tetes,
Merintis jalan di kebun pagi.
Menggurat daun dengan kelembutan,
Perjalanan embun, sebuah kisah tanpa akhir.
Dan ketika embun menyatu dengan mentari,
Daun-daun pun tersenyum berseri.
Perjalanan tetes embun di daun-daun pagi,
Sebuah puisi alam yang takkan pudar.

