Surat Tak Terbaca dari Hujan
Dalam rintik yang jatuh tanpa suara,
Kutitipkan pesan yang tak pernah terbaca,
Kata-kata terselip di sela butir-butir air,
Mengalir ke bumi, hilang tanpa jejak.
Surat ini bukan untuk dibaca,
Melainkan dirasa dalam sepi yang mendalam,
Di antara rinai yang memeluk bumi,
Ada rindu yang tak pernah tersampaikan.
Kepada langit yang tak lagi biru,
Kisahku terhapus sebelum kau sempat tahu,
Dalam deras yang mengguyur malam,
Ada air mata yang menyatu dengan hujan.
Tiada tinta, tiada kertas,
Hanya gemericik yang membisikkan asa,
Namun siapa yang akan mendengar,
Saat semua tersapu dalam deru badai?
Maka biarlah surat ini tetap rahasia,
Tersimpan di balik awan kelabu,
Sebab hujan, seperti aku,
Hanya ingin mendekap tanpa perlu terbaca.

