Puasa Wujudkan Kesalehan Sosial
Ibadah Puasa Wujudkan Kesalehan Sosial
Berdasarkan hasil rukyatul Hilal beberapa lembaga yang dipercaya pemerintah untuk melihat hilal bulan puasa tahun 1443 H dimulai hari Minggu 3 April 2022. Indonesia menggunakan 2 metode dalam penentuan awal puasa bulan Ramdhan yaitu hisap dan rukyatul Hilal. “Kedua metode ini selalu digunakan karena kedua metode ini saling melengkapi” tutur menteri agama bapak Yaqut Qoulil Qomas dalam sambutan dan pembacaan hasil keputusan rapat penentuan hari pertama puasa bulan Ramdhan 1443 H.
Ibadah puasa merupakan suatu ritual puasa selama satu bulan penuh yang dilakukan oleh seluruh umat muslim yang menyatakan dirinya beriman kepada Allah S.W.T. karena puasa merupakan perintah Allah S.W.T yang wajib dilaksanakan oleh manusia sebagaimana dijelaskan dalam ayat Al-Quran surat Al-Baqoroh ayat 183:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Artinya:
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu sekalian untuk berpuasa sebagaimana telah diwajibkan kepada orang-orang sebelum kamu supaya kamu bertakwa.”
أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ ۚ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ ۚ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ
Artinya :
“Yaitu pada hari tertentu, apabilan diantara kamu ada yang sakit atau sedang berada dalam berjalanan lalu ia berbuka, maka wajib baginya untuk mengganti puasa sebanyak hari yang ditinggalkannya tersebut di hari yang lain. Dan wajib bagi orang yang sulit menjalankannya untuk membayar fidyah, yakni memberi makan untuk orang miskin. Maka barang siapa yang dengan rela mengerjakan kebajikan maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahuinya.”
Dari dua ayat tersebut kita dapat mengambil pelajaran bahwa umat Islam mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dalam menjalani hidup dunia sebagai bekal hari akhirat. Puasa merupakan suatu ritual ibadah orang yang beragama Islam dimana merupakan wujud kualitas keimanan seseorang terhadap tuhannya. Karena secara fisik puasa adalah ibadah yang tidak diketahui oleh orang lain. Sangat sulit melihat apakah orang itu puasa atau tidak.
Selain itu ibadah puasa merupakan ajaran yang sangat mulia karena dengan puasa melatih manusia yang kaya agar dapat lebih bersyukur dengan nikmat yang sudah didapatkan karena mereka akan merasakan lapar sebagaimana kebanyakan orang miskin yang kesulitan mencari makan. Karena pentingnya puasa, manusia yang tidak dapat melaksanakan puasa diwajibkan membayar dengan melaksanakan puasa di lain hari dan juga ada yang harus membayar fidyah (mengganti/menebus) sesuai dengan kasus yang dialami.
Secara sosiologis perintah puasa menunjukkan bahwa Allah S.W.T memberikan ajaran bagaimana hidup dengan sesama manusia makhluk ciptaanNya. Dalam ayat itu disebutkan bahwa orang yang tidak bisa puasadikarenakan suatu hal menusia mempunyai kewajiban memberi makan pada orang miskin. Kata miskin tidak diikuti orang miskin yang beragama apa. Sehingga bisa disimpulkan bahwa puasa jika dijalankan dengan baik akan membentuk manusia yang memiliki jiwa sosial yang bagus, mau memperhatikan orang lain, menghormati orang lain dan menjaga kestabilan emosi serta dapat menghindarkan dari hasrat yang negatif.
Jiwa sosial sangat diperlukan dalam negara yang sedang membangun. Gerakan bahu membahu memprioritaskan hal yang lebih penting untuk kepentingan bersama.jika msyarakat dalam suatu negara tidak memiliki jiwa sosial yang tinggi maka dapat dipastikan akan terjadi kesenjangan sosial yang sangat mencolok dan hal ini akan dapat menghambat perkembangan suatu bangsa.
Oleh karena itu puasa jika dijalankan dengan benar maka kesejahteraan manusia akan dapat bertahan bahkan mengalami perubahan yang sangat baik. Jombang/31 Maret 2022/ (*)

