Pemanfaatan Komik Digital Sebagai Media Pembelajaran
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), komik adalah suatu cerita bergambar yang sifatnya mudah dicerna dan lucu (biasanya terdapat di majalah surat kabar atau dibuat berbentuk buku).
Secara umum komik merupakan salah satu media yang berfungsi untuk menyampaikan cerita melalui ilustrasi gambar untuk pendeskripsian suatu cerita. Komik pada umumnya berisi tentang cerita fiksi. Seiring dengan perkembangan dunia digital dan teknologi, bentuk komik pun berkembang sehingga muncul istilah Komik Digital. Yang dimaksud dengan komik digital adalah komik yang disajikan dalam bentuk digital (PDF, EPUB, dll) yang dipublikasikan melalui internet (tidak di cetak).
Pada perkembangannya, selain berisi cerita lucu kini komik juga dapat dipergunakan sebagai media sosialisasi, promosi dan lain sebagainya. Salah satunya, komik juga bisa dipergunakan sebagai media pembelajaran yang dapat dipakai guru dalam peoses belajar mengajar agar siswa lebih tertarik untuk belajar karena didalamnya terdapat ilustrasinya.
Di dalam membuat sebuah komik memerlukan kemampuan dan kreatifitas yang luar biasa dalam bidang desain karena harus membuat ilustrasi/gambar tokoh serta latar sesuai dengan cerita. Dengan demikian dalam membuat sebuah komik dapat dipastikan akan mebutuhkan waktu yang cukup lama. Selain itu juga memerlukan biaya yang tidak sedikit.
Pernyataan tersebut merupakan alasan klasik bagi orang yang tidak ingin belajar dalam membuat komik. Kini telah hadir banyak sekali aplikasi gratis yang dapat dipergunakan oleh sipapun dengan mudah. Bahkan bagi para pemula yang tidak punya dasar dalam bidang desain grafis pun dapat memanfaatkan aplikasi ini.
Komik Digital Pendidikan juga dapat didaftarkan ke Perpustakaan Nasional dan diajukan untuk mendapat International Standard Book Number (ISBN). Adanya ISBN pada komik kita merupakan bukti pengakuan Pemerintah (melalui Perpusnas) atas karya yang kita buat. Karena Komik Digital Pendidikan ini merupakan media pembelajaran, maka karya ini pun dapat dipergunakan utuk menambah angka kredit ketika proses pengajuan kenaikan pangkat bagi guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Komik yang tergolong dalam karya seni, kategori kompleks akan mendapatkan angka kredit 4 dan 2 untuk kategori sederhana. Sedangkan komik yang tergolong sebagai media pembelajaran kategori kompleks memiliki angka kredit 2 dan 1 untuk kategori sederhana (berdasarkan Buku 4 Pedoman Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dan Angka Kredit Tahun 2019).

