Meniti Jejak Awan di Langit Purnama
Di langit purnama, awan berarak lembut,
Meniti jejak dengan gemulai melambai.
Pada reruntuhan keheningan malam,
Mereka menari dalam sinar bulan.
Mengalir seperti sungai di angkasa,
Awan-awan membentuk lukisan tak terlupa.
Dalam langkah-langkahnya yang gemuruh,
Mereka menyapu ruang dengan keanggunan.
Jejak-jejak mereka bagai catatan tak terucap,
Mengisahkan kisah-kisah di atas langit.
Di balik lapisan awan yang lembut,
Tersembunyi misteri dan kerinduan yang dalam.
Langit purnama menjadi panggungnya,
Awan-awan menjadi penari tak bertepi.
Mereka meniti jejak dalam keheningan,
Menyanyikan lagu-lagu diam di malam yang sunyi.
Di langit purnama, cerita tak pernah mati,
Dan jejak-jejak awan tetap mengalir.
Mereka menjadi pengingat akan keindahan,
Yang terpahat abadi dalam ingatan manusia.

