Mengenal Geopark Kebumen, SDN 3 Sampang Lakukan Kunjungan Ke BRIN Karangsambung
Edusiana-Kebumen (29/4/2025) Untuk mengenal Geopark Kebumen SDN 3 Sampang Kecamatan Sempor melakukan kunjungan ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Karangsambung. Sejumlah 198 peserta ikut dalam kegiatan kunjungan, terdiri dari 128 siswa, 10 guru, serta 60 wali siswa. Kegiatan tersebut sebagai implementasi pembelajaran muatan lokal yang telah tertuang dalam kurikulum sekolah.
Jarak sekolah dengan lokasi kunjungan sekitar 39 km yang ditempuh sekitar 2 jam. Menuju lokasi pengunjung dapat menikmati pemandangan perbukitan dan sungai yang meliuk-liuk. Bukit dengan batuan yang berbeda warna dan ukuran tak dapat lepas dari pandangan. Seakan-akan memberi sambutan pada setiap pengunjung yang akan ke BRIN.
Dalam kunjungannya peserta dipandu oleh dua petugas BRIN. Tugas pemandu adalah mengenalkan berbagai keunikan batuan yang terdapat di wilayah BRIN. Lokasi batuan terdapat dibeberapa tempat yaitu dalam dan luar kelas. Lokasi di dalam kelas terdapat di gedung koleksi batuan sedangkan luar kelas pengunjung harus turun langsung ke Sungai Lukulo.

Di luar kelas kedua pemandu menjelaskan tentang sejarah batuan yang terbentuk di Karangsambung. Dalam sesi penjelasan pamandu juga memberikan contoh langsung berbagai jenis batuan yang ada. Pengunjung yang terdiri siswa, guru serta wali siswa semakin paham jenis batuan sesuai proses pembentukannya. “Keistimewaan inilah mengapa geopark (taman bumi) Kebumen telah diakui sebagai bagian UNESCO Global Geopark (UGGp)” jelas Novi
Kegiatan semakin menarik ketika banyak siswa yang penasaran dengan batuan yang ada. Setiap siswa diberi kesempatan untuk mencari batuan yang di sekitar dan bertanya ke pemandu. Pemandu dengan sabar menjawab pertanyaan siswa meski dihujani berbagai pertanyaan unik. “Saya jadi paham dengan jenis batuan setelah dijelaskan dengan contoh langsung.” Ungkap Nazila
Sesi akhir kegiatan pengunjung dibawa ke ruang koleksi batuan di gedung berlantai tiga. Lebih dari 100 koleksi jenis batuan dapat dilihat dan diamati oleh semua pengunjung. Kunjungan yang dilakukan mulai sekitar pukul 09.30-11.00 WIB menambah wawasan siswa terhadap kekayaan alam Kebumen.
“Kegiatan ini benar-benar menjadi pembelajaran konkrit bagi siswa khususnya tentang batuan, sekaligus menumbuhkan rasa bangga pada daerahnya.” Jelas Jamroh

