Jejak Waktu di Halaman Tua

Jejak Waktu di Halaman Tua
sumber gambar : www.freepik.com

Di antara debu dan serat kertas,  
Tersimpan jejak waktu yang tak terhapus,  
Halaman tua yang kini pudar,  
Namun ceritanya tetap menggema, tak pernah lenyap.

Tinta yang mulai memudar,  
Mengisahkan masa lalu yang bergetar,  
Kisah yang tersembunyi di balik huruf,  
Mengantar kita ke dunia yang pernah hidup.

Setiap lipatan, setiap sobekan,  
Adalah saksi bisu perjalanan zaman,  
Sentuhan tangan yang tak lagi dikenal,  
Meninggalkan jejak di atas lembar yang kekal.

Di dalam sunyi, buku ini berbicara,  
Tentang cinta, perang, dan harapan yang tersisa,  
Waktu berlalu, namun ia tetap tinggal,  
Menjadi pengingat, menjadi kenangan yang takkan hilang.

Oh, halaman tua yang penuh rahasia,  
Kau simpan kehidupan yang tak terjaga,  
Membawa kita kembali ke masa,  
Saat cerita-cerita ini pertama kali disampaikan.

Kini kau ada di tangan yang baru,  
Namun jejak waktu tetap utuh, tak berlalu,  
Kau ajarkan pada dunia yang terus berlari,  
Bahwa sejarah tetap hidup, di setiap detik yang terpatri.

Jejak waktu di halaman tua,  
Adalah kisah abadi, warisan yang berharga,  
Mengingatkan kita untuk tak lupa,  
Bahwa masa lalu adalah cermin untuk masa depan yang penuh cahaya.