Hati Laksana Tanah: Kering dan Gersang Tanpa Zikir

Hati Laksana Tanah: Kering dan Gersang Tanpa Zikir
Ilustrasi Hati Tanpa Zikir

Kita semua tahu bahwa tanah memerlukan air untuk tetap subur dan menghasilkan buah yang lezat. Namun, apa yang terjadi jika tanah tidak mendapatkan air yang cukup ? Tanah tersebut akan menjadi kering dan gersang, tidak dapat menghasilkan apa-apa.

Begitu juga dengan hati kita, hati memerlukan zikir untuk tetap hidup dan menghasilkan buah yang lezat, yaitu kebaikan dan kebijaksanaan. Namun, apa yang terjadi jika hati kita tidak mendapatkan zikir yang cukup ? Hati kita akan menjadi kering dan gersang, tidak dapat menghasilkan apa-apa.

Seperti yang dikatakan oleh AA Gym, "Kehidupan tanpa zikir adalah kehidupan yang kering, seperti tanah yang tidak pernah disiram air."

Kita sering lupa bahwa zikir adalah kebutuhan dasar hati kita, kita terlalu sibuk, sehingga kita melupakan bahwa kita membutuhkan zikir untuk tetap hidup dan menghasilkan buah yang lezat.

Namun, masih ada harapan. Kita masih dapat mengembalikan hati kepada Tuhan. Kita masih dapat menghidupkan kembali hati kita yang kering dan gersang. Caranya adalah dengan melakukan zikir, dengan memikirkan kebesaran dan kekuasaan Tuhan, dan dengan memohon ampun dan rahmatNya.

Seperti yang dikatakan oleh AA Gym lagi, "Zikir adalah obat bagi hati yang kering dan adalah jalan bagi kita untuk mendekati Tuhan." Kutipan ini mengingatkan tentang pentingnya zikir dalam kehidupan kita.

Dengan demikian, kita dapat mengembalikan hati kita kepada Tuhan, kita dapat menghidupkan kembali hati kita yang kering dan gersang. Kita dapat menjadi manusia yang lebih baik, yang lebih dekat dengan Tuhan, dan yang lebih menghasilkan buah yang lezat.

Semoga kita dapat menjadi manusia yang lebih baik, dan yang lebih dekat dengan Tuhan. Amin.

Kontributor Edusiana :

Ust. Sayuti Is. S.Sos