Ciptakan Iklim Keamanan Sekolah; SDN 3 Sampang Gandeng KKN UIN ZAIZU dalam Sosialisasi Anti Perundungan di Sekolah
KKN
Edusiana- Kebumen (Kamis/30 Januari 2025) SD Negeri 3 Sampang kec. Sempor kab. Kebumen melaksanakan sosialisasi anti perundungan bagi siswa kelas 4-6. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan mulai pukul 08.00 s.d. 10. 00 WIB. Dalam sosialisasi sekolah menggandeng mahasiswa KKN dari UIN ZAIZU Purwokerto. Langkah ini diambil untuk memberikan penyegaran pada siswa dalam sosialisasi anti perundungan.

Hadir sebagai narasumber utama dalam sosialisasi adalah Rima Nanda Anggita Putri dari FTIK/PIAUD. Dalam kegiatannya narasumber dibantu oleh tim KKN lainnya yang bertugas di SDN 3 Sampang. “Siswa sangat antusias dalam mengikuti sosialisasi dengan menggunakan metode bermain peran. Motede tersebut digunakan agar terjadi interksi dan simulasi dari siswa.” Ungkap Rima.

Jamroh, S.Pd.SD.M.Pd selaku kepala sekolah menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasii anti perundungan memang harus sering dilakukan agar pemahaman siswa semakin kuat. Banyak kasus bahwa siswa melakukan perundungan tetapi tidak tahu jika perbuatannya masuk dalam kategori perundungan. Untuk itu, peran sekolah sangat penting untuk selalu memberikan pemahaman pada siswa tentang perundungan dan akibatnya.
Rima menambahkan bahwa tujuan dan harapan sosialisasi adalah memberikan pemahaman agar siswa tidak melakukan perundungan baik di sekolah, rumah, maupun lingkungan. Beliau juga memberikan beberapa alasan mengapa anak bisa melakukan perundungan yaitu menonton conten yang belum sesuai usainya, adegan kekerasan, serta rendahnya pengawasan dari keluarga. Bahkan yang paling ironis adalah perilaku orang tua yang melakukan kekerasan di depan mereka dan menjadi sebuah kebiasaan. Pada kondisi inilah sangat dibutuhkan kerjasama antar sekolah dan orang tua.

Dengan sosialisasi anti perundungan harapan ke depan dapat menyiapkan generasi yang merdeka dari perundungan dan memiliki ketangguhan hidup. Potensi diri setiap anak dapat berkembang tanpa adanya perundungan. Hal inilah yang menjadi sebuah investasi sebuah negara untuk menyongsong Indonesia emas tahun 2045.

